• Profil
  • Struktur
  • Visi & Misi
Friday, October 23, 2026
Dewan Dakwah Lampung
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH
No Result
View All Result
Dewan Dakwah Lampung
No Result
View All Result
Home Tazkiyah Hikmah

Manajemen “Ngeh”

Dewan Dakwah Lampung by Dewan Dakwah Lampung
31 August 2021
Manajemen “Ngeh”
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Permisalan seorang mukmin dengan mukmin yang lain itu seperti bangunan yang menguatkan satu sama lain.” (HR. Bukhari no. 6026 dan Muslim no. 2585)
Dalam bincang “sersan” (serius tapi santai) ba’da acara walimah keluarga aktivis dakwah, tercetus saling mengingatkan bahwa dakwah ini dilakukan, dan harus dijaga hanya karena Allah. Bukan karena lembaga dimana kita bernaung, atau karena posisi dan jabatan dimana kita sedang berkhitmah dalam dakwah. Obrolan itu mengalir sampai membentuk halaqoh memutar dengan memindah kursi kundangan yang memang mulai sepi, maklum akad nikah kala pandemi. Diiringi angin sungai bantar yang “semliwir’ mengalir ke pantai selatan lewat terowongan.
Sang tokoh dakwah tersebut mengingatkan bahwa ini tidak boleh hanya difahami dan berkutat pada pendekatan “mekanik” saja. Tapi juga harus didekati dengan uslub “organik”. Sang mentor, yang kebetulan punya hajat tadi, merasakan mulai menguatnya arah dakwah dengan mendasarkan pada dakwah yang mekanik. Strukturalisasi organisasi yang ketat, sehingga jika tidak hati-hati akan menghilangkan ruh dakah itu sendiri yang konsepnya adalah organik.
Mekanik dalam artian taat azas, tunduk pada aturan dan organisasi. Dalam sistem manajemen organisasi memang akan memberikan dampak pada kedisplinan dan keteraturan. Makanik memang mengacu pada sistem kerja mesin, yang sudah diplot dari awal. Terasa kaku dan boleh jadi membosankan, karena manusia akan tersiksa dengan karyanya sendiri. Mekanika dalam revolusi industri sejatinya adalah kerangkeng manusia yang fitrah, ia membatasi gerak dan laju manusia. Dari filosofi mekanik inilah, lahir kelas sosial pekerja dan karyawan.
Dalam hal materi memang akan terpenuhi hajat hidup, tapi hajat bahagia akan sulit diwujudkan. Karena kebahagiaan adalah soal rasa, sementara rasa adalah fitrahnya hati dan ruh. Banyak aktivis dakwah yang menghabiskan usianya disebuah lembaga dengan hanya terlibat dalam urusan struktural yang mekanik tadi, muncul rasa bosan. Mereka tak ingin, sebagaimana karyawan memasuki masa pensiun. Katanya, “masak dakwah perlu pensiun?”, dakwah adalah kerja sosial tanpa batas umur, sampai mati. Semoga kita diberikan kemampuan.
Dalam diskusi tadi, disinggunglah istilah oragnik dalam keterlibatan dakwah. Artinya, keterlibatan masing-masing kita dalam dakwah ini sejatinya tidak hanya didivinisikan hanya karena kita menjadi salah satu pengurus lembaga dakwah. Status kita menjadi dai justru pada seberapa besar dan intens kita mengambil tanggung-jawab dakwah. Sahabat Khalid bin Walid jenderal perang yang hebat tidak pernah absen mengikuti peperangan, hanya karena pernah di “pecat” dari posisi kunci panglima perang oleh Khalifah Umar ra. Katanya, “Aku berperang bukan karena Umar”.
Kisah ini menggambarkan satu semangat bahwa keterlibatan seseorang dalam dakwah sejatinya adalah dalam posisi organik. Ia adalah bagian dari sekian tenaga dakwah, atau yang ada dalam “arkanu dakwah”. Posisi bisa berubah kapan saja, adaklanya menjadi juru dakwah, adakanya hanya sebatas menjadi media dakwah, bahkan dalam kondisi tertentu malah menjadi obyek dakwah. Pernah menasehati orang lain (juru dakwah), dan sering mendengar nasehat orang lain (obyek dakwah).
Rasulullah pernah menegaskan bagaimana antara anggota badan saling memberikan manfaat, menstimulus, merespon, tau diri dan ssbagainya. Gambaran tentang mekanisme organik dalam sistem tubuh,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mengasihi, mencintai, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan panas (turut merasakan sakitnya).” (HR. Bukhari no. 6011 dan Muslim no. 2586)
“Ngeh” satu istilah daerah, untuk menggambarkan bagaimana seseorang harus memposisikan dirinya. Ukuran keterlibatanya adalah seberapa besar dan berguna dalam memanfaatkan kedai-anya terlibat habis dalam dakah. Memang ada hal-hal mekanik yang harus disepakati menjadi acuan, tetapi memberikan porsi terhadap aspek oraganik akan memberikan dampak kepada optimisme para pelaku dakwah. Beban mekanik harus disesuaikan, sementara uslub organik harus terus dipupuk dengan baik dan dihargai.
Masing-masing Muslim dan Mukmin adalah organik dakwah. Posisi, jabatan bisa berubah setiap saat. Yang tak berubah adalah tanggung-jawab dakwahn-nya. Ia melekat dimanapun berada, saat di mimbar Masjid, ataupun mimbar pernikahan. Soal jadi pembina, pengawas dan pengurus lembaga dakwah itu tidaklah terlalu penting, suatu hal yang mekanik. Tetapi melibatkan dakwah, sepenuh hati dalam masyarakat adalah wujud kesadaran puncak organisme dakwah.
Intinya masih masih bisa ikut dan tidak dilarang perang, bukan soal menjadi komandan atau prajurit. Begitulah Khalid bin Walid mengajarkan akhlak seorang dai sejati. Orang kampung-ku bilang dengan istilah “manajemen ngeh”.

Komentar

Previous Post

Dakwah bersama masyarakat se-suku

Next Post

Menjaga visi dakwah

Next Post
Belajar dakwah dengan keluarga

Menjaga visi dakwah

IKUTI KAMI

Terbaru

  • Peringati Hari Santri 2026 di Bandar Lampung, KH. Muhammad Yani Marjas Ajak Santri Teladani Perjuangan Ulama dan M. Natsir
  • Begini Cara Ketum Dewan Dakwah Motivasi Santri PPTQ Dewan Dakwah Lampung
  • DEWAN DAKWAH LAMPUNG GELAR MUKHOYYAM QUR’AN, 350 SANTRI IKUT MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 2026
  • M. Natsir dan Jejak Perjuangan DDII: Dr. KH. Abdul Hakim Paparkan Pergeseran Medan Perjuangan dari Politik ke Dakwah
  • Dewan Dakwah Lampung Gelar Kajian Sabtu Pagi: Mewujudkan Keluarga Idaman Berbasis Al-Qur’an dan Sunnah
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tanamkan Nilai Cinta NKRI , Santri Dewan Dakwah Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

Tanamkan Nilai Cinta NKRI , Santri Dewan Dakwah Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

27 April 2021
Selamat berdakwah !

Selamat berdakwah !

25 April 2021
Kemitraan dalam dakwah

Kemitraan dalam dakwah

22 April 2021
Keterbatasan seorang Dai

Keterbatasan seorang Dai

28 April 2021
MK Putuskan Tolak Gugatan Ahmadiyah Terhadap UU Penistaan Agama

MK Putuskan Tolak Gugatan Ahmadiyah Terhadap UU Penistaan Agama

0
Ustadz Dr. Jeje Zainuddin : Daftar Penceramah Tak Berpengaruh bagi Dai yang Ikhlash

Ustadz Dr. Jeje Zainuddin : Daftar Penceramah Tak Berpengaruh bagi Dai yang Ikhlash

0
PETA GERAKAN PENERBITAN KAUM KIRI (KOMUNISME) DI INDONESIA

PETA GERAKAN PENERBITAN KAUM KIRI (KOMUNISME) DI INDONESIA

0
Tiga Alasan Kenapa Kita Harus Menolak Syiah

Tiga Alasan Kenapa Kita Harus Menolak Syiah

0
Peringati Hari Santri 2026 di Bandar Lampung, KH. Muhammad Yani Marjas Ajak Santri Teladani Perjuangan Ulama dan M. Natsir

Peringati Hari Santri 2026 di Bandar Lampung, KH. Muhammad Yani Marjas Ajak Santri Teladani Perjuangan Ulama dan M. Natsir

22 October 2026
Begini Cara Ketum Dewan Dakwah Motivasi Santri PPTQ Dewan Dakwah Lampung

Begini Cara Ketum Dewan Dakwah Motivasi Santri PPTQ Dewan Dakwah Lampung

22 October 2026
DEWAN DAKWAH LAMPUNG GELAR MUKHOYYAM QUR’AN, 350 SANTRI IKUT MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 2026

DEWAN DAKWAH LAMPUNG GELAR MUKHOYYAM QUR’AN, 350 SANTRI IKUT MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 2026

22 October 2026
M. Natsir dan Jejak Perjuangan DDII: Dr. KH. Abdul Hakim Paparkan Pergeseran Medan Perjuangan dari Politik ke Dakwah

M. Natsir dan Jejak Perjuangan DDII: Dr. KH. Abdul Hakim Paparkan Pergeseran Medan Perjuangan dari Politik ke Dakwah

18 October 2026

Recommended

USIA TAK HALANGI MEMBERI MANFAAT BAGI UMAT

USIA TAK HALANGI MEMBERI MANFAAT BAGI UMAT

25 October 2021
MUALAF REMAJA TAK PULANG KE RUMAH, BEGINI CERITANYA!

MUALAF REMAJA TAK PULANG KE RUMAH, BEGINI CERITANYA!

13 December 2021

 

Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35147
Telp. (0721) 772893

Kategori

  • Berita
  • Berita Dewan Dakwah
  • Berita Dunia Islam
  • Berita Nasional
  • Cerpen
  • Fatwa
  • Featured
  • Fiqh Zakat
  • Hikmah
  • Info Lazis
  • Keluarga
  • Khutbah Jumat
  • Kiprah Dai
  • Kolom Foto
  • Konsultasi
  • Laznas
  • Live
  • Pemberdayaan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • PPTQ DEWAN DA'WAH KEMILING
  • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Program Pilihan
  • Puisi & Syair
  • QURANIC SCHOOL OF DEWAN DA'WAH
  • Tak Berkategori
  • Tazkiyah
  • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Ustadz Anshori
  • Ustadz Ghufron
  • Wakaf
  • Profil
  • Struktur
  • Visi & Misi

© 2021 Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH

© 2021 Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung