Penulis:
Syaifulloh., S.IP., MM
(CEO Lampung Cerdas)
الحمدُ للهِ ربِّ العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له
Segala puji bagi Allah ﷻ, Rabb semesta alam yang maha membolak balikkan keadaan. Allah ﷻ memberikan kita hidup, iman, kesehatan, dan kesempatan untuk terus memperbaiki diri. Shalawat dan salam kita haturkan kepada manusia paling mulia, teladan sepanjang masa, junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah ﷻ, Pertama, marilah kita tingkatkan iman dan takwa kita kepada Allah ﷻ, takwa yang bukan hanya ada di lisan, tapi betul-betul menggerakkan hidup kita. Takwa yang membuat kita jujur, lebih sabar, lebih bersyukur, lebih semangat berubah, dan lebih dekat kepada Allah ﷻ.
Hari-hari ini banyak orang berlomba-lomba untuk hafal Al-Qur’an. Ini adalah fenomena baik. Banyak pesantren penuh, banyak anak-anak muda ingin menjadi hafiz dan hafizah. Itu luar biasa, itu nikmat Allah ﷻ yang besar.
Namun dalam kesempatan yang singkat ini khotib mau mengajak kita semua untuk lebih menerunung dan memahami ternyata ada juga hal sangat penting, yang tidak boleh kita lupakan, Ingatlah.. Al-Qur’an tidak hanya untuk dihafal… tapi juga untuk dipahami, direnungkan, dan diamalkan. Karena tujuan Al-Qur’an turun bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk menghidupkan hati dan mengubah hidup kita.
Allah ﷻ berfirman:
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ
Artinya: “Ini adalah kitab/Al-Qur’an yang Kami turunkan kepadamu agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya…” (QS. Shad: 29)
Al-Qur’an itu hidup, jadi kalau al qur’an diamalkan, ia pasti melahirkan keajaiban untuk hidup kita.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah ﷻ…
Bagi yang saat ini merasa ummat Islam, sadari dan pahamilah bahwa setiap Al-Qur’an itu adalah pedoman hidup. Bahkan beberapa waktu kemarin ada kata-kata yang sangat viral di dimedia social: “Sukses dan gagal itu berpola”. Kalimat itu benar. Namun pertanyaannya dimana polanya itu?? Yakinilah bahwa pola suksesnya itu ada di dalam Al-Qur’an semua.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah ﷻ…
Berikut ini ada contoh ayat yang ada di dalam Al-Qur’an…Tolong kita resapi, dan niatkanlah untuk memulai mengamalkannya.
Ayat tentang Syukur, Allah ﷻ berfirman: “Jika kamu bersyukur, Aku tambah nikmatmu.” (QS. Ibrahim: 7)
Para sahabat dulu ketika dapat rezeki/kenikmatan, mereka sangat sadar ini nikmat yang memberi adalah Allah ﷻ. Dan mereka langsung tidak henti-henti untuk bersyukur.. Hasilnya? Allah ﷻ bukakan pintu rezeki yang lebih besar. Bahkan ada sahabat Nabi yang mencoba berkali-kali untuk miskin, tetapi selalu gagal untuk miskinnya. Karena Allah ﷻ Selalu Tambah rezeki untuknya. Jadi mari kita benar-benar perbanyak bersyukur setiap Harinya..
Allah ﷻ berfirman:
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ
Artinya: “Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”(QS. Al-Ankabut: 45)
Sahabat-sahabat Rasul, ketika ada yang akhlaknya berubah, hidupnya susah, jalan tanpa arah. maka yang dicek pertama kali adalah salatnya. Karena siapa yang menjaga salatnya, maka Allah ﷻ yang menjaga hidupnya.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah ﷻ…
Mari kita cek secara pribadi apakah akhlak, adab, rezeki, pekerjaan kita sudah sangat baik dan sudah seperti yang di harapkan ?? jika jawabnnya belum. Maka ayo kita perbaiki kualitas wudhu dan sholat kita. Dengan cara itu insya Allah ﷻ kehidupan kita akan jauh lebih baik. Rasulullah ﷺ dan para sahabat bukan hanya menghafal Al-Qur’an, tapi mengamalkan!!.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah ﷻ… Rasulullah ﷺ dan para sahabat itu tidak cepat-cepat menghafal ayat baru, sampai mereka benar-benar mengamalkan ayat sebelumnya.
Ibnu Umar berkata: “Kami mempelajari sepuluh ayat, kami tidak melangkah ke ayat berikutnya sebelum kami memahami maknanya dan mengamalkannya.”
Inilah yang membuat hidup mereka penuh keberkahan…Penuh pertolongan Allah ﷻ…Penuh kemenangan… Karena Al-Qur’an bukan hanya di lisan, tapi hidup di hati dan tampak dalam tindakan. Mari kita mulai kembali berhubungan yang benar dengan Al-Qur’an. Bacalah setiap hari meski satu halaman dan saya sarankan untuk baca juga artinya, pahami maknanya walau satu ayat, dan amalkan sekecil apa pun yang kita mampu. Karena Al-Qur’an akan menjadi cahaya yang membimbing hidup kita dari gelap menuju terang.
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah ﷻ… Marilah kita kembali meningkatkan takwa kita kepada Allah ﷻ. Takwa yang mendorong kita semakin dekat dengan Al-Qur’an, semakin sering membuka mushaf, semakin mau berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan Al-Qur’an teman hidup kita, karena Pola kesuksesan ada di dalamnya
Mulai hari ini, mari kita niatkan:
• Baca Al-Qur’an setiap hari, walau satu halaman beserta artinya.
• Fahami satu ayat setiap hari, walau singkat.
• Amalkan satu pesan setiap hari, walau kecil.
• Ajarkan kepada keluarga, agar rumah kita diterangi ayat-ayat Allah ﷻ.
• Dekatkan anak-anak dengan Al-Qur’an, bukan hanya menjadi hafiz, tapi menjadi pribadi berakhlak Qur’ani.
أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم


















