• Profil
  • Struktur
  • Visi & Misi
Tuesday, November 3, 2026
Dewan Dakwah Lampung
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Materi Khutbah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Materi Khutbah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH
No Result
View All Result
Dewan Dakwah Lampung
No Result
View All Result
Home Tazkiyah Materi Khutbah

Perbandingan Kenikmatan Dunia dan Akhirat

Dewan Dakwah Lampung by Dewan Dakwah Lampung
3 November 2026
Perbandingan Kenikmatan Dunia dan Akhirat

Penulis:

Son Haji, S.Si

(Bendahara Dewan Dakwah Indonesia Provinsi Lampung)

 

إن الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِل لَهُ وَمَنْ يضْلِلْ فَلا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَن سَيِّدَنَا مُحَمدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبيّ بَعْدَهُ، اللهُم فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى هَذَا النبِيِّ الْكَرِيْمِ وَعلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ…

أَمّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah ﷻ, Rabb semesta alam, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rosulullah Muhammad ﷺ. Sungguh kehidupan di dunia akan kita tinggalkan, dan kita semua akan menuju kepada kehidupan akhirat, kehidupan yang sesungguhnya. Setiap kita berada di rel menuju akhirat, tidak ada seorang pun yang keluar dari rel tersebut.

Allah ﷻ berfirman:

كَيۡفَ تَكۡفُرُونَ بِٱللَّهِ وَكُنتُمۡ أَمۡوَٰتٗا فَأَحۡيَٰكُمۡۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ يُحۡيِيكُمۡ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ٢٨

Artinya: “Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah: 28)

Setelah hari kiamat datang, maka fase berikutnya semua manusia akan diabngkitakan kembali. Inilah awal kehidupan yang abadi. Dimana tidak ada lagi kematian, amanuasia akan hidup selam-lamanya.

Nabi Muhammad ﷺ telah membuat perbandingan antara dunia dan akhirat. Perbandingan antara keduanya bagaikan seseorang yang mencelupkan jarinya ke dalam lautan, maka dunia bagaikan setetes air yang melekat pada jari-jarinya itu. Al-Mustaurid bin Syaddad RadhiyAllahu ‘anhu berkata:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِى الآخِرَةِ إِلاَّ مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ وَأَشَارَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِ  فِى الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ يَرْجِعُ

Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Demi Allâh, tidaklah dunia dibandingkan akhirat melainkan seperti salah seorang dari kamu yang mencelupkan jari tangannya ini –perawi bernama Yahya menunjuk jari telunjuk- ke lautan, lalu hendaklah dia perhatikan apa yang didapat pada jari tangannya.”  (H.R.  Muslim no.2858)

Berikut ini khotib akan paparkan 4 perbedaan kehidupan dunia dan akhirat;

  1. Dunia Sementara-terbatas, Akhirat kekal selamanya,
    Allah ﷻ berfirman:
    يٰقَوْمِ اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

    Artinya: “Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Ghofir: 39)

    بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا   وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

    Artinya: “Tetapi kalian memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la: 16-17)

    Berapa lama kita di dunia?? Rosulullah ﷺ bersabda:

    أَعْمَارُ أُمَّتِي مَا بَيْنَ السِّتِّينَ إلَى السَّبْعِينَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوْزُ ذَلِكَ

    Artinya: “Usia umatku (umumnya berkisar) antara 60 sampai 70 tahun. Jarang sekali di antara mereka melewati (angka) itu.” (H.R.  At-Tirmidzi no.2331)

     

  1. Kenikmatan dunia tidak sempurna adapun kenikmatan akhirat penuh dengan kesempurnaan.

     عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : قَالَ اللَّهُ تَعَالَى
    أَعْدَدْتُ لِعِبَادِيَ الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ

    Dari Abu Huroiroh radhiyallhu ‘anhu berkata: “dari Rosulullah ﷺ bersabda Allah ﷻ berfirman: Aku siapkan untuk hamba-hambaku yang shaleh Kenikmatan-kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata,tidak pernah didengar oleh telinga, bahkan terbetik pun tidak pernah pada dada-dada manusia.” (H.R. Bukhori no.3244 dan Muslim no.2824)

  1. Kenikmatan dunia tidak selalu bisa dinikmati adapun kenikmatan akhirat senantiasa bisa dinikmati.
    Allah ﷻ berfirman tentang buah-buahan di akhirat:

    أُكُلُهَا دَائِمٌ وَظِلُّهَا

    Artinya: “buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula).” (QS:. Ar-Ra’d :35)

    Tidak sepeti didunia Ada musim-musimnya, terkadang musim mangga, musim durian, dan lain-lain. Diakhirat tidak Ada musim. Setiap saat buah-buahan tersebut tersedia. Dan seluruh kenikmatan akhirat demikian, Apa saja yang kita inginkan langsung tersedia. Allah ﷻ berfirman:

     وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِى أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

    Artinya: “Di dalamnya (Surga) kalian memperoleh apa yang kalian inginkan dan memperoleh pula di dalamnya apa yang kalian minta berupa semua kenikmatan yang kalian minta”. (QS. Fussilat :31).

  1. Kenikmatan dunia untuk diraih butuh kepayahan adapun kenikmatan akhirat tidak.

    أُكُلُهَا دَائِمٌ وَظِلُّهَا

    Artinya: “buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula).” (QS:. Ar-Ra’d :35)

    Tidak sepeti didunia Ada musim-musimnya, terkadang musim mangga, musim durian, dan lain-lain. Diakhirat tidak Ada musim. Setiap saat buah-buahan tersebut tersedia. Dan seluruh kenikmatan akhirat demikian, Apa saja yang kita inginkan langsung tersedia. Allah ﷻ berfirman:

     وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِى أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

    Artinya: “Di dalamnya (Surga) kalian memperoleh apa yang kalian inginkan dan memperoleh pula di dalamnya apa yang kalian minta berupa semua kenikmatan yang kalian minta”. (QS. Fussilat :31).

    Sebagai Contoh, ketikan kita ingin masak ikan bakar milik sendiri. Kita harus Ambil ikan dikolam. Selanjutnya dibersihkan, kemudian kita menyiapkan ulegkan bumbu, selanjutnya ikan dibakar, biarkan agak dingin baru dimakan.
    Berbeda dengan kenikmatan akhirat, mudah untuk diraih sebagaimana Allah ﷻ berfirman:

    قُطُوفُهَا دَانِيَةٌ

    Artinya: “buah-buahannya dekat.” (QS. Al-Haqqah :23).

    Dahan-dahannya rendah Tidak bersusah payah utk memanjat pohon, kapan penghuni surga membutuhkan, maka tinggal petik. Ketika dia hendak minum tidak perlu berjalan seperti didunia menuju dispenser kemudian dipencet untuk mengambil air. Di akhirat tidak, Allah ﷻ berfirman:

    يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌ مُّخَلَّدُونَ
    بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍ

    Artinya: “Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir.” (QS: Al-Waqi’ah :17-18)

    Oleh karenanya seorang muslim jangan terpedaya dengan kenikmatan dunia yang sifatnya hanya sementara, cuman sedikit, tidak sempurna dan penuh dengan kekurangan. Jangan habiskan energi kita untuk mengejar sesuatu yang sifatnya fana (sementara). Sebagai seorang muslim kita harus curahkan energi dan potensi kita untuk mengejar kebahagiaan akhirat. Senantiasa kita hadirkan kerinduan terhadap kenikmatan khirat, kenikmatan surga yang abadi dan sempurna.
    Semoga Allah ﷻ bimbing kita, untuk lebih fokus dalam meprioritaskan bekal akhirat dengan memperbanyak amal kebaikan..Aamiin

     

    بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم

 

Komentar

Previous Post

Kerusakan Hutan, Kekuasaan dan Sedekah

Next Post

Mensyukuri Kemerdekaan

Next Post
Mensyukuri Kemerdekaan

Mensyukuri Kemerdekaan

IKUTI KAMI

Terbaru

  • Meneladani Kesuksesan Nabi Muhammad
  • Mensyukuri Kemerdekaan
  • Perbandingan Kenikmatan Dunia dan Akhirat
  • Kerusakan Hutan, Kekuasaan dan Sedekah
  • Allah Mencintai Hambanya
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tanamkan Nilai Cinta NKRI , Santri Dewan Dakwah Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

Tanamkan Nilai Cinta NKRI , Santri Dewan Dakwah Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

27 April 2021
Selamat berdakwah !

Selamat berdakwah !

25 April 2021
Kemitraan dalam dakwah

Kemitraan dalam dakwah

22 April 2021
Keterbatasan seorang Dai

Keterbatasan seorang Dai

28 April 2021
MK Putuskan Tolak Gugatan Ahmadiyah Terhadap UU Penistaan Agama

MK Putuskan Tolak Gugatan Ahmadiyah Terhadap UU Penistaan Agama

0
Ustadz Dr. Jeje Zainuddin : Daftar Penceramah Tak Berpengaruh bagi Dai yang Ikhlash

Ustadz Dr. Jeje Zainuddin : Daftar Penceramah Tak Berpengaruh bagi Dai yang Ikhlash

0
PETA GERAKAN PENERBITAN KAUM KIRI (KOMUNISME) DI INDONESIA

PETA GERAKAN PENERBITAN KAUM KIRI (KOMUNISME) DI INDONESIA

0
Tiga Alasan Kenapa Kita Harus Menolak Syiah

Tiga Alasan Kenapa Kita Harus Menolak Syiah

0
Meneladani Kesuksesan Nabi Muhammad

Meneladani Kesuksesan Nabi Muhammad

3 November 2026
Mensyukuri Kemerdekaan

Mensyukuri Kemerdekaan

3 November 2026
Perbandingan Kenikmatan Dunia dan Akhirat

Perbandingan Kenikmatan Dunia dan Akhirat

3 November 2026
Kerusakan Hutan, Kekuasaan dan Sedekah

Kerusakan Hutan, Kekuasaan dan Sedekah

3 November 2026

Recommended

Mukhoyam Quran Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Pondok Pesantren Salafiyah Muhammad Natsir Dewan Da’wah Lampung

Mukhoyam Quran Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Pondok Pesantren Salafiyah Muhammad Natsir Dewan Da’wah Lampung

20 October 2024
Silaturahmi Dewan Dakwah Provinsi Lampung dengan PJ Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin

Silaturahmi Dewan Dakwah Provinsi Lampung dengan PJ Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin

25 September 2024

 

Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35147
Telp. (0721) 772893

Kategori

  • Berita
  • Berita Dewan Dakwah
  • Berita Dunia Islam
  • Berita Nasional
  • Cerpen
  • Fatwa
  • Featured
  • Fiqh Zakat
  • Hikmah
  • Info Lazis
  • Keluarga
  • Khutbah Jumat
  • Kiprah Dai
  • Kolom Foto
  • Konsultasi
  • Laznas
  • Live
  • Materi Khutbah
  • Muslimat
  • Pemberdayaan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • PPTQ DEWAN DA'WAH KEMILING
  • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Program Pilihan
  • Puisi & Syair
  • QURANIC SCHOOL OF DEWAN DA'WAH
  • Tak Berkategori
  • Tazkiyah
  • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Ustadz Anshori
  • Ustadz Ghufron
  • Wakaf
  • Profil
  • Struktur
  • Visi & Misi

© 2021 Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Materi Khutbah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH

© 2021 Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung