• Profil
  • Struktur
  • Visi & Misi
Tuesday, August 25, 2026
Dewan Dakwah Lampung
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH
No Result
View All Result
Dewan Dakwah Lampung
No Result
View All Result
Home Berita

Shaf Dakwah

Dewan Dakwah Lampung by Dewan Dakwah Lampung
14 March 2021
Shaf Dakwah
0
SHARES
247
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهٖ صَفًّا كَاَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَّرْصُوْصٌ
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. (QS. Shaf, 4)
Bagaimana memaknai shaf dalam masa kontemporer. Memang dulu, shaf dikenal dengan pasukan perang, perang fisik. Bisa dihitung jumlah dan perbekalannya. Tapi sekarang perang kita, perang secara lebih liar.
Kita berada dalam suasana perang pemikiran, dilakukan dengan sangat canggih. Pasukan perang bidang tafsir, gender, HAM, pendidikan dll. Masing-masing bagian melakukan penyerbaun dengan sangat khusus. Kita menemukan aktivis tafsir orientalis memahami dengan mendalam, tapi untuk menimbulkan keraguan, dan justru penolakan terhadap agama
Kondisi serbuan perang saat itu sampai menimbulkan kegoncangan yang amat dahsyat, “Jika umatku sudah saling caci maki dihadapan orang lain, maka kita telah jatuh”. Kemuliaan agama, melalui para tokohnya mulai dinafikan dan dilecehkan, sehingga menimbulakn caci maki antar mereka sendiri.
Seluruh provinsi harus segera menghidupkan dirinya, aktif membangun jaringan dan menghidupkan kader yang ada. Mendidik mereka, menguatkan akidah dari sentuhan merusak aspek sekularisme, nativisme. Dalam banyak kesempatan dan tulisan Pak Natsir maupun Prof. Rasyidi, selalu mengingatkan bagaimana bahaya agenda sekuler dan nativisme.
Prof. Didin, dalam sambutanya menekankan bagaimana tugas dakwah harus dikawal dengan penuh kesadaran, keikhlasan, tanggung-jawab. Tugas ini mari ditanggung bersama, agar ringan. Dibangaun dengan kebersamaan. Beliau juga mengingatkan, mari berdakwah berbasis riset, agar profesionalisme dakwah memberikan manfaat. Pesan yang berat untuk pengurus pusat dan daerah.
Pesan Pak Husen Umar kepada Dr. Adian, ada pidato pak natsir tentang sekulerisme yag harus dibaca. Sekulerisme yang bermakna ladinidyah, memisahkan atau tanpa agama. Sekulerismi yang dimaksud oleh Pak Natsir, adalah sekularisasi dalam bidang ilmu, juga dalam pengelolaan agama. Kau pilih jalan agama, atau jalan sekuler.
Banyak orang salah memahami syariah dengan pendekatan sekuler. Bagaimana praktek jilbab karena pengambilan gambar, tidak dibangun dengan kesadaran hatinya. Antara formalitas syariah dengan kesadaran agama tidak nyambung.
Kita pernah mengalami situasi dimana adanya pelarangan dan menampilkan Islam dengan baik. Koran Islam, saat itu tahun 90-an untuk beli siupnya berharga 2M. Umat yang besar tidak memiliki lembaga keuangan. Sekolah Islam yang ada, mandiri milik umat saat itu hanya pesantren.
Tapi saat reformasi terjadi, terbukalah bagi umat untuk melakukan apapun tentang identitas agama. Koran, rumah sakit, sekolah modern, televisi bisa didirikan. Tapi ada masalah, kata Pak Adian, “ternyata tenaganya tidak cukup”. Tidak banyak SDM yang memahami soal keikhlasan dan inti dakwah Islam.

Program mendidik calon dai untuk berdakwah untuk melahirkan dai, bukan mencari uang. Karena saat berdakwah, akan menciptakan uang, bahkan lebih besar dari itu. “Kuliah dakwah itu

keren

“, karena mencerdaskan bangsa dengan sentuhan agama, menyelamatkan bangsa dunia akhirat. Adakah yang bisa menjamin keselamatan dunia akhirat? Dakwah adalah cara yang cepat untuk menggapai hal tersebut.

Lihat dan pahami konsep dakwah. Tujuanya jelas, sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah. Mendidik manusia beradab, mengerti siapa dirinya dan siapa yang menciptakannya. Sampai ada pengakuan dari Samuel Hutington tokoh Barat penulis buku Class of Civilization, “Islam satu satunya peradaban yang pernah mengalahkan peradaban Barat”.
Betapa Islam telah membangun peradaban, bagaimana Umar memberikan toleransi di Palestina. Tidak ada pembunuhan, pengusiran terhadap warga Yahudi. Dan ini diakui penulis Barat bagaimana Islam mewujudkan toleransi untuk pertama kalinya.
Dalam skala nasional, bagaimana Pak Natsir memahami mencintai NKRI bukan karena politik, tapi karena amanah sebagai ladang dakwah. Kita boleh berbeda dengan pemerintah, tapi bukan berarti membiarkan negeri ini hancur. Kita harus membantu mensejahterakan rakyat sebagai obyek dakwah. Karena dengan dakwah kehidupan akan semakin beradab. Walaupun dipenjara, Pak Natsir masih membantu memperbaiki hubungan deplomatik dengan Malaysia yang rusak karena provokasi.
Begitulah dakwah, seorang juru dakwah jika benci bukan tujuh turunan. Benci adalah cara Allah mengingatkan bagaimana kita memperbaiki diri. Kata Pak Natsir, dakwah adalah peluang, “Akar beringin yang halus, yang masuk ke batu, lama-lama akan bisa membelah batu yang keras dan besar”.
Shaf, barisan harus selalu ambil peluang.
Menara Dakwah
DaiKampungKota

Komentar

Previous Post

Teman Dakwah

Next Post

Para Pembaharu

Next Post
Para Pembaharu

Para Pembaharu

IKUTI KAMI

Terbaru

  • Menjadi Hamba yang Merdeka
  • Pelepasan Dai dan Daiyah STID Mohammad Natsir ke Pelosok Wilayah Lampung
  • MUSLIMAT DEWAN DA’WAH LAMPUNG FASILITASI 24 UMKM SAAT PERINGATI HUT RI Ke-81
  • MUSLIMAT DEWAN DA’WAH LAMPUNG PERINGATI HUT RI KE-81 DENGAN BAGIKAN 1 TON BERAS DAN GALANG DANA KEMANUSIAAN
  • DEWAN DA’WAH LAMPUNG GELAR PELAYANAN DONOR DARAH DAN CEK KESEHATAN GRATIS PERINGATI HUT RI KE-81
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tanamkan Nilai Cinta NKRI , Santri Dewan Dakwah Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

Tanamkan Nilai Cinta NKRI , Santri Dewan Dakwah Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

27 April 2021
Selamat berdakwah !

Selamat berdakwah !

25 April 2021
Kemitraan dalam dakwah

Kemitraan dalam dakwah

22 April 2021
Keterbatasan seorang Dai

Keterbatasan seorang Dai

28 April 2021
MK Putuskan Tolak Gugatan Ahmadiyah Terhadap UU Penistaan Agama

MK Putuskan Tolak Gugatan Ahmadiyah Terhadap UU Penistaan Agama

0
Ustadz Dr. Jeje Zainuddin : Daftar Penceramah Tak Berpengaruh bagi Dai yang Ikhlash

Ustadz Dr. Jeje Zainuddin : Daftar Penceramah Tak Berpengaruh bagi Dai yang Ikhlash

0
PETA GERAKAN PENERBITAN KAUM KIRI (KOMUNISME) DI INDONESIA

PETA GERAKAN PENERBITAN KAUM KIRI (KOMUNISME) DI INDONESIA

0
Tiga Alasan Kenapa Kita Harus Menolak Syiah

Tiga Alasan Kenapa Kita Harus Menolak Syiah

0
Menjadi Hamba yang Merdeka

Menjadi Hamba yang Merdeka

24 August 2026
Pelepasan Dai dan Daiyah STID Mohammad Natsir ke Pelosok Wilayah  Lampung

Pelepasan Dai dan Daiyah STID Mohammad Natsir ke Pelosok Wilayah Lampung

24 August 2026
MUSLIMAT DEWAN DA’WAH LAMPUNG  FASILITASI 24 UMKM SAAT PERINGATI HUT RI Ke-81

MUSLIMAT DEWAN DA’WAH LAMPUNG FASILITASI 24 UMKM SAAT PERINGATI HUT RI Ke-81

24 August 2026
MUSLIMAT DEWAN DA’WAH LAMPUNG PERINGATI HUT RI KE-81 DENGAN BAGIKAN 1 TON BERAS DAN GALANG DANA KEMANUSIAAN

MUSLIMAT DEWAN DA’WAH LAMPUNG PERINGATI HUT RI KE-81 DENGAN BAGIKAN 1 TON BERAS DAN GALANG DANA KEMANUSIAAN

24 August 2026

Recommended

Suasana Haru Lepas 19 Kafilah Dakwah , Mukhlis Solihin Ingatkan Pentingnya Sikap dan Menjadi Teladan di Masyarakat

Suasana Haru Lepas 19 Kafilah Dakwah , Mukhlis Solihin Ingatkan Pentingnya Sikap dan Menjadi Teladan di Masyarakat

24 February 2025
LTQ Dewan Da’wah Sukses Gelar Pelatihan Fasih Baca Al-Qur’an Bersanad

LTQ Dewan Da’wah Sukses Gelar Pelatihan Fasih Baca Al-Qur’an Bersanad

23 December 2024

 

Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35147
Telp. (0721) 772893

Kategori

  • Berita
  • Berita Dewan Dakwah
  • Berita Dunia Islam
  • Berita Nasional
  • Cerpen
  • Fatwa
  • Featured
  • Fiqh Zakat
  • Hikmah
  • Info Lazis
  • Keluarga
  • Khutbah Jumat
  • Kiprah Dai
  • Kolom Foto
  • Konsultasi
  • Laznas
  • Live
  • Pemberdayaan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Program Pilihan
  • Puisi & Syair
  • QURANIC SCHOOL OF DEWAN DA'WAH
  • Tak Berkategori
  • Tazkiyah
  • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Ustadz Anshori
  • Ustadz Ghufron
  • Wakaf
  • Profil
  • Struktur
  • Visi & Misi

© 2021 Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Dewan Dakwah
    • Berita Dunia Islam
    • Berita Nasional
  • Kiprah Dai
  • Tazkiyah
    • Ustadz Anshori
    • Ustadz Ghufron
    • Cerpen
    • Hikmah
    • Keluarga
    • Pemuda
    • Puisi & Syair
  • Konsultasi
    • Fatwa
  • Fiqh Zakat
  • Pendidikan
    • ADI LAMPUNG
    • QURANIC SCHOOL DEWAN DA’WAH LAMPUNG
    • PPTQ DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • PPTQ M NATSIR DEWAN DAKWAH LAMPUNG
    • TK DEWAN DAKWAH LAMPUNG
  • Kolom Foto
  • HAJI & UMROH

© 2021 Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung