Melestarikan budaya lokal adalah salah satu wujud nyata cinta tanah air. Kecintaan terhadap negeri ini menjadi modal dasar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat inilah yang juga menjadi bagian dari peran Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia.
Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, Muslimat Dewan Da’wah Lampung menggelar Lomba Masak Pindang dan Seruit Lampung pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026 di Komplek Kantor Dewan Da’wah Lampung, Jl. Sutan Jamil No. 28, Gedung Meneng, Bandar Lampung.
Pindang dan seruit merupakan makanan khas Lampung yang telah lama menjadi identitas kuliner masyarakat setempat.
Kegiatan ini diikuti oleh tidak kurang dari 230 tolibah Tahsin Muslimat Dewan Da’wah Lampung yang terbagi dalam 19 kelompok berdasarkan kelas masing-masing. Antusiasme peserta terlihat sejak awal lomba, dengan semangat gotong royong dan kreativitas dalam mengolah menu khas daerah.
Lomba ini untuk menentukan Juara 1, 2, dan 3. Seluruh peserta mendapat hadiah hiburan.
Kriteria penilaian meliputi rasa (kelezatan dan kekhasan bumbu), penyajian (kerapian, estetika, dan keaslian tampilan), kebersihan (higienitas alat dan proses memasak), waktu (ketepatan waktu dalam menyelesaikan masakan).
Ketua Muslimat Dewan Da’wah Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kecintaan generasi Muslimat terhadap kuliner Nusantara, khususnya Lampung.
“Melalui lomba masak ini kami ingin menanamkan nilai cinta budaya dan cinta negeri. Pindang dan seruit bukan hanya makanan, tapi warisan yang harus kita jaga dan teruskan. Ini juga cara kami mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang produktif dan membanggakan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Muslimat Dewan Da’wah Lampung berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan yang tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga pada pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan.





















