Credit:
Tsurayya Fauziah
(Santriwati Pondok Tahfidz Istana Qur’an Indonesia Lampung)
الحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
Hadirin Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah ﷻ, pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita senantiasa meningkatkan takwa pada Allah ﷻ dengan menjalankan segala perintah-Nya. Apa yang pertama kali hadir di benak anda ketika di sisa tentang orang tua? Orang-orang pasti menjawab ibu dan ayah, orang yang sudah melahirkan dan menjaga kita dari kecil, akan tetapi apakah arti orang tua itu sendiri hanya sebatas orang yang melahirkan dan merawat kita?
Setiap orang pasti memiliki kewajiban untuk berbakti kepada orang tuanya, bukan karena peran mereka yang sangat penting bagi kehidupan kita. Setelah kita lahir, ibu kita menyusui, memandikan, menyediakan popok, susu, dan lain-lain yang mana semua itu perlu uang. Dan ayah kita yang sudah bekerja keras untuk memenuhi itu semua. Saat kita mulai dewasa, seorang anak akan memasuki umur dimana ia harus bersekolah. Di situlah seorang ayah akan bekerja lebih keras mencari uang karena keperluan keluarga yang kian meningkat, Juga keperluan sekolah. Belum lagi keinginan seorang anak yang kian meningkat sesuai umurnya. Salahkah jika seorang ayah dan ibu menuntut hasil pendidikan yang bagus kepada anaknya?
Namun, banyak anak-anak sekarang yang down ketika dituntut tentang hasil pendidikan oleh orang tuanya dan berargumen bahwa orangtua tidak berhak menuntut tentang pendidikan ke anaknya. Tapi, setelah di pikir-pikir lagi, perjuangan mereka menyekolahkan kita. Salahkah jika berharap hasil pendidikan yang memuaskan dari kita? Tak jarang kita lihat orang tua kita menahan diri untuk tidak makan enak, supaya anak nya bisa makan enak, ada juga orang tua yang rela menahan diri untuk tidak membeli sesuatu kebutuhan mereka agar kebutuhan kita tercukupi. Setelah semua yang mereka lakukan untuk kita, apa balasan kita sebagai anak kepada orang tua kita? Sudahkah kita menjadi anak yang berbakti kepada orang tua kita?
Salah satu cara berbakti kepada orang tua adalah, menjaga tutur bicara kepada mereka. Seorang anak tidak boleh meninggikan suaranya melebihi suara mereka. Bahkan mengucapkan kata “AH!” saja sudah dilarang. Ini tercantum dalam ayat Al-Qur’an:
۞وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنًاۚ إِمَّا يَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا ٢٣ وَٱخۡفِضۡ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحۡمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرۡحَمۡهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرٗا ٢٤
Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Qs. Al ‘Isro : 23-24)
Para hadirin yang dirahmati Allah ﷻ. Banyak kasus yang beredar seorang anak yang tidak mau mengurus orang tuanya yang sudah sangat tua dengan alasan ini-itu dan segala kesibukannya. Pertanyaan besarnya adalah, apakah sang ibu pernah beralasan sibuk saat anak nya menangis meminta susu? Pernah kah sang ayah beralasan sibuk saat anak meminta uang untuk keperluannya? Seorang ibu mampu mengurus 10 anak, tapi 10 anak belum tentu mampu mengurus seorang ibu.
Tak semua orang tua merasakan kuliah dan tak semua orang tua berpendidikan tinggi. Tapi pasti semua orang tua ingin anaknya kuliah dan berpendidikan tinggi.Semoga, kita semua yang hadir di sini, termasuk anak yang berbakti kepada orang tua kita. Aamin ya rabbal a’lamin.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم


















