Jati Agung, Lampung — Mengusung semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap sejarah, ratusan santri dan pengasuh pondok pesantren di Bandar Lampung berkumpul memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026). Upacara peringatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh 350 peserta dan pendamping dari lima lembaga pendidikan Islam.
Kelima lembaga yang turut menyemarakkan peringatan tahun ini meliputi:
-
ADI Metro
-
PPsTQ M. Natsir Putra & Putri
-
PPTQ Quranic School
-
PPTQ DD Kemiling
-
MA IT
Bertindak sebagai pembina upacara, KH. Muhammad Yani Marjas menyampaikan amanat mendalam di hadapan barisan santri. Dalam wejangannya, beliau menegaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi antarlembaga pendidikan Islam serta memperkokoh persatuan umat.

Selain itu, KH. Muhammad Yani Marjas juga mengajak para peserta untuk meneladani dan merawat ingatan atas perjuangan para ulama dan santri terdahulu. Menurutnya, kemerdekaan dan tegaknya syiar Islam di Nusantara tidak lepas dari tumpah darah serta pengorbanan para pejuang pesantren.
Secara khusus, beliau juga mengulas kembali rekam jejak perjuangan Bapak Natsir—salah satu tokoh pergerakan dan negarawan Muslim terkemuka—dalam mendirikan dan membangun Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII). Diharapkan, ikhtiar M. Natsir dalam dakwah dan pembinaan umat dapat menjadi inspirasi nyata bagi para santri masa kini untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan agama.
Peringatan Hari Santri 2026 di Bandar Lampung ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kejayaan Islam, serta keberkahan bagi para santri yang tengah menuntut ilmu di bumi Nusantara.