LAMPUNG SELATAN, 7 Juni 2026 – Sebanyak 70 santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Mohammad Natsir Dewan Da’wah Lampung Angkatan VI resmi diwisuda dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di kompleks pesantren, Jati Agung, Lampung Selatan, Minggu (7/6/2026) bertepatan dengan 21 Dzulhijjah 1447 H.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 santri berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz secara sempurna (ziyadah), terdiri atas 17 santri putri dan 9 santri putra. Capaian ini menjadi salah satu prestasi terbaik yang ditorehkan para santri dalam wisuda tahun ini.
Acara dihadiri oleh pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Lampung, pimpinan yayasan, dewan guru, orang tua santri, serta para tamu undangan yang turut menyaksikan keberhasilan para wisudawan menyelesaikan pendidikan dan pembinaan tahfidz di lingkungan pesantren.
Direktur PPTQ Mohammad Natsir, Ust. Eko Susanto, S.Pd., membuka rangkaian kegiatan yang diawali dengan munaqasyah atau ujian hafalan bagi para santri penghafal 30 juz. Dalam sesi tersebut, para hadirin diberikan kesempatan untuk menguji hafalan santri dengan menyambung ayat Al-Qur’an secara acak.
Meski mendapat pertanyaan dari berbagai surat dan ayat yang berbeda, para santri mampu menjawab dengan baik dan lancar. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari para tamu undangan yang hadir.
Berdasarkan data panitia, dari total 70 santri yang diwisuda, sebanyak 62 santri merupakan lulusan tingkat Wustha dan 8 santri lulusan tingkat Ulya.
Selain prosesi wisuda, acara juga diisi dengan pengukuhan alumni baru PPTQ Mohammad Natsir yang dipimpin langsung oleh Ketua DDII Provinsi Lampung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri, dewan guru, dan orang tua yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan dan pembinaan para penghafal Al-Qur’an.
Ia berharap para alumni dapat menjadi generasi Qur’ani yang mampu berkontribusi di tengah masyarakat serta menjadi penggerak dakwah yang membawa manfaat bagi umat.
Suasana semakin khidmat saat memasuki sesi mauidhah hasanah yang disampaikan oleh KH Aidi Afrian, Wakil Ketua Dewan Da’wah Lampung. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an melalui murajaah secara konsisten setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan bersama Al-Qur’an, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengamalkan, dan mendakwahkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” pesannya di hadapan para wisudawan dan wali santri.
Beliau juga mengingatkan para orang tua agar terus memberikan dukungan dan doa kepada anak-anak mereka sehingga ilmu yang diperoleh menjadi keberkahan dan bekal keselamatan dunia serta akhirat.
Puncak acara ditandai dengan penyematan medali wisuda dan penyerahan ijazah kepada para wisudawan oleh pimpinan yayasan dan pimpinan pondok pesantren. Prosesi berlangsung penuh haru dan kebanggaan, terutama saat para santri menerima penghargaan atas perjuangan mereka dalam menuntaskan pendidikan dan hafalan Al-Qur’an.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, mushafahah, serta sesi foto bersama antara wisudawan, orang tua, dan para asatidz. Suasana haru menyelimuti akhir acara, ditandai dengan isak tangis kebahagiaan dari para santri dan wali yang bersyukur atas capaian tersebut.
Data Wisuda PPTQ Mohammad Natsir Angkatan VI
– Total wisudawan: 70 santri
– Tingkat Wustha: 62 santri
– Tingkat Ulya: 8 santri
– Hafidz 30 juz: 26 santri
– Santri putri hafidz 30 juz: 17 orang
– Santri putra hafidz 30 juz: 9 orang

















