12 September 2026, Hari kedua kegiatan Ekspedisi Da’wah Pedalaman Kabupaten Tulang Bawang bertempat di Kampung Wonorejo, Kecamatan Penawar Aji, Dewan Da’wah Lampung bersama Laznas Dewan Da’wah melaksanakan kegiatan bakti social pembagian 30 paket sembako untuk warga. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Ekspedisi Da’wah pedalam Kabupaten Tulang Bawang.

Sebanyak 30 paket sembako yang yang disalurkan bersumber dari para donatur yang dikordinir oleh bidang da’wah dan laznas Dewan Da’wah. Penerima manfaat dari kegiatan pembagian sembako merupakan wali santri TK Ansarullah dalam rangka pembinaan dan penguatan Aqidah islam. Sembako yang disalurkan berisi Beras, Minyak, Gula, Tepung dan alat tulis.
Dewan Da’wah Lampung bersama Laznas Dewan Da’wah Salurkan Bantuan Sembako
KH. Muhammad Yani Marjas Ketua Dewan Da’wah lampung dalam sambutannya menyampaikan materi tentang pembinaan dan penguatan akidah masyarakat, beliau berpesan agar senantiasa berpegang teguh pada Aqidah islam yang kokoh sampai akhir hayat, dan islam merupakan nikmat sekaligus anugerah yang terbesar bagi manusia. Mendidik anak dengan Pendidikan islam merupakan bagian penting dalam menanamkan akidah maka penting menyekolahkan disekolah islam yang secara khusus mendidik anak-anak menjadi generasi yang shalih dan shalihah.
KH. Edi Azhari Bidang da’wah dewan da’wah dalam taujih menyampaikan bahwa manusia pada prinsipnya sudah Allah berikan perjanjian 2 hal, tatkala allah mengeluarkan dari tulang sulbi orang tuanya disumpah “ Apakah Bena raku Tuhannmu, maka ana kadam tersebut menjawab ya enggau benar tuhanku”.
sebagaimana firman Allah;
(Ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam, keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap diri mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami melakukannya) agar pada hari Kiamat kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya kami lengah terhadap hal ini,” Al-A’raf 71
Lebih lanjut beliau menyampaikan Setelah itu Ketika lahir didunia bahwa manusia terlahir dalam keadaan fitrah, fitrah yang dimaksud suci dari dosa yang kedua fitrah itu manusia dilahirkan dalam keadaan bertauhid sebagaimana janji yang disampaikan. Akan tetapi semua tergantung pada orang tuanya yang menyebabkan menjadi orang yahudi, majusi dan Nasrani, maka penting Pendidikan anak sejak dini dan peran orang tua sebagai madrasah pertama kepada anak agar mengenal dan istiqomah menjadi anak yang bertauhid.
Setelah kegiatan pembinaan dan penguatan akidah dibagikan paket sembako, dengan harapan dapat bermanfaat dan meringankan beban kebutuhan hidup dimasyarakat ditengah musim kemarau dan paceklik.


















