Bandar Lampung — 01/08/2026 Berangkat dari kepedulian bersama terhadap berbagai tantangan pembinaan akidah umat, Dewan Da’wah Provinsi Lampung bersama PW Muhammadiyah Lampung , DPW Hidayatullah Lampung, Gerakan Mubaligh Islam (GMI) Lampung, dan Korps Mubaligh Islam (KMI) Suskses menyelenggarakan Da’wah Synergy Summit 2026 bertema “Kolaborasi Cerdas Kuatkan Akidah Umat.”
Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Hotel G Syariah Bandar Lampung dan di hadiri oleh 180 peserta lintas ormas gan lembaga da’wah, terdiri dari utusan Pengurus Dewan Da’wah, Hidyatullah Muhammadiyah, Aisiyah, Muslimat Dewan Da’wah, KMI yang berasal dari pelosok Kabupaten Kota se- Lampung . Forum ini menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus penguatan sinergi antarlembaga dakwah dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan umat di masa kini.
Ketua Panitia, Ustadz Aidi Afrian, S. Sos. I menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan tersebut, ini menajdi bukti nyata bahwa umat islam adalah uummat yang bersatu . Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur atas dukungan yang diberikan untuk Konsumsi, fasilitas penginapan bagi sebagian peserta. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu, wawasan, dan strategi dakwah yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pimpinan Korps Mubaligh Islam (KMI), Ustadz Ibnu Arifin. Beliau memaparkan perjalanan KMI sejak berdiri pada dekade 1990-an. Berawal dari penyediaan khatib Jumat, KMI kemudian mengembangkan perannya melalui pembinaan takmir masjid, majelis taklim, hingga pembinaan umat secara lebih luas. Menutup sambutannya, beliau berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga dan membina umat.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Muhammadiyah Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., mengulas perjalanan sejarah masuknya bangsa Portugis dan Belanda ke Nusantara beserta misi keagamaan yang menyertainya. Beliau mengajak peserta memahami sejarah sebagai bahan pembelajaran agar dakwah dijalankan dengan kesiapan ilmu, keteguhan akidah, dan strategi yang tepat. Beliau menegaskan bahwa umat Islam akan mampu menghadapi berbagai tantangan apabila memiliki pemahaman agama yang kokoh, persatuan yang kuat, dan semangat dakwah yang terus terjaga.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Dewan Da’wah Provinsi Lampung, KH. M. Yani Marjas. Dalam arahannya, beliau membagikan pengalaman dakwah di sejumlah wilayah Lampung yang menghadapi tantangan dalam pembinaan akidah masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa dakwah tidak cukup dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kehadiran para dai, pembinaan yang berkesinambungan, serta kolaborasi yang erat antar organisasi Islam.
Pembukaan acara di tandai dengan saling berjabatangan antara pimpinan ormas dan Lembaga sebagai simbol persatuan dan kolaborasi.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Berbagai sesi diskusi berlangsung dinamis dan memperkaya perspektif peserta mengenai tantangan serta strategi dakwah kontemporer.
Sebagai tindak lanjut, seluruh lembaga yang hadir bersepakat membentuk Forum Komunikasi yang akan dituangkan dalam perjanjian Kerjasama untuk menyelesaikan berbagai persolan ummat seperti Gerakan Pendangkalan akidah, LGBT, Judol dan Pinjol serta berbagai persoalan Ummat lainnya. Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, koordinasi, dan penguatan dakwah lintas lembaga Da’wah di Provinsi Lampung.
Semoga ikhtiar yang terjalin melalui Da’wah Synergy Summit 2026 menjadi wasilah lahirnya kolaborasi yang semakin kokoh dalam menjaga kemurnian akidah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan dakwah yang bijaksana, berilmu, dan membawa maslahat bagi umat.
“Bersinergi dalam dakwah, menguatkan akidah, membangun peradaban.”
Barakallahu fiikum.






















