Selain memberikan keteladanan, menebarkan salam kepada anak-anak adalah diantara cara untuk memikat hati mereka.

Hanya saja, sebagian orang tua terkadang lupa untuk membiasakan untuk saling mengucapkan salam untuk anak-anaknya. Padahal salam akan menumbuhkan rasa cinta.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَئٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحاَبَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَم بَيْنَكُم

“Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang apabila kalian melakukannya, kalian pasti saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)

Tahukah Ayah-Bunda…? Bahwa salam yang kita ucapkan itu memiliki arti yang sangat bermakna.

Syaikh Shalih Fauzan menerangkan,

“Jika aku mengucapkan ‘Assalamu’alaikum’, maka maknanya ialah aku berharap bahwa Allah senantiasa membersamaimu dan semoga pula keberkahan akan tercurah atasmu. Sebab As-Salaam adalah diantara nama Allah ta’ala. Atau bisa berarti pula makna As Salaam adalah doa kepada Allah agar diberikan keselamatan.” (Ithaful Kiram, Hal 27)

Ayah-Bunda, ternyata ucapan salam yang ringan diucapkan di lisan, begitu dalam maknanya, begitu istimewa keutamaannya.

Mari kita hiasi komunikasi antara kita dan anak, dengan bunga-bunga ‘adab’ dalam syariat, sehingga taman jiwa di dalam hati anak kita, kian berseri dan merona indah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mencontohkan kepada kita agar terbiasa melakukannya.

Anas bin Malik yang mengabarkannya kepada kita,

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى صِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ وَقَالَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُهُ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia melewati anak-anak, lantas ia mengucapkan salam kepada mereka seraya berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukannya.” (Muttafaqun ‘alaih)

•• ════ °° ════ ••

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat secara luas, dengan tetap menyertakan sumber.

Komentar