Selalu ada hikmah kebaikan di setiap perintah yang Allah serukan kepada umat-Nya. Begitu juga dengan perintah berqurban yang pada hakekatnya wajib bagi yang mampu berdasarkan hadits Rasulullah SAW. “Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda :

Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” (HR Ahmad, Daruqutni, Baihaqi dan al Hakim).

Melaksanakan ibadah dengan menyembelih hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dan pada Hari-Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) merupakan amalan yang utama. Ini karena berbagai keutamaan ibadah qurban bagi mereka yang melaksanakannya.
Adapun keutamaan ibadah qurban antara lain :

1. Qurban sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah
Qurban sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Kautsar ayat 2 “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” dan surat Al An’am ayat 162-163 : “Katakanlah (Muhammad): ”Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri.” Ibadah qurban menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa perlu kepada Allah, husnuzhon, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah, melaksanakan janji dan perintah.

2. Qurban sebagai sarana mendapatkan ampunan dari Allah
Rasulullah SAW telah bersabda kepada anaknya, “Fatimah, ketika beliau ingin menyembelih hewan qurban. ”Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa-dosa yang kamu lakukan. Dan bacalah : Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah  SWT, Rabb alam semesta.”(HR. Abu Daud  dan At-Tirmizi).

3. Qurban sebagai sarana menghidupkan sunnah Nabi Ibrahim as
Ketika beliau diperintahkan untuk menyembelih putranya Ismail as, lalu Allah menggantinya dengan domba. Hal ini bisa dilihat dalam surat Ash Shaffat ayat 102-107. “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar”

4. Qurban sebagai sarana untuk mendapatkan pahala yang besar dari Allah
Qurban merupakan salah satu bentuk ibadah yang bernilai pahala sangat besar. Ini di ibaratkan seperti banyaknya bulu dari binatang yang disembelih, ini merupakan penggambaran saja tentang betapa besarnya pahala itu, Hal ini disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya : ”Pada tiap-tiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kebaikan” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Maroji’ :
1. Al Qur’anul Karim
2. Panduan Praktis Fiqh Qurban karya Ust. H. Syamsul Bahri, MA
3. Tuntunan Praktis Idul Adha, karya Ust. Adi Hidayat, Lc MA
4. Kupas Tuntas Seputar Fiqh Qurban, karya Ust. Hafi Suyanto, Lc.

Ayo Qurban ke Desa
Rek Qurban Multi Manfaat⁣
 Bank Muamalat : 355 000 316
a.n Lazis Dewan Da’wah⁣ Lampung

Info program: 0853 6680 4020
———————————————————⁣
#LaznasDewanDakwah⁣Lampung
#DariKitakePenjuruNusantar
#MariQurbankePedesaan

Komentar