All for Joomla The Word of Web Design

Rotasi Kehidupan

Waktu terus berlalu. Roda zaman terus berputar. Musim silih berganti dan kehidupan terus berjalan. Tak ada yang dapat menghentikan sunatullah yang berlaku.

Tak ada yang Abadi, semua akan sirna dan kembali kepada asalnya. Dari tanah. Hidup di atas tanah dan kembali ke tanah.

Begitulah sunatullah berlaku. Semua akan mengalami rotasi dan perputaran. Dari lemah menjadi kuat dan dari kuat kembali ke lemah lagi.

Anak-anak menjadi remaja. Remaja menjadi dewasa. Dewasa menjadi tua dan akhirnya berkalang tanah.

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ

Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (Qs, 30:54)

Kekuasan yang diagung-agungkan, dikejar dan dipertahankan akan sirna. Waktu dan usia yang membatasinya.

Di manakah Namrud dan Firaun yang Keduanya pernah mengaku tuhan yang berkuasa.?

Di manakah kaum Aad pembuat hunian yang kokoh menjylang dan pencipta peradaban yang sebelumnya belum pernah ada.?

Atau kaum Tsamud yang memahat gunung-gunung untuk dijadikan hunian dan tempat perlindungan.

Secuil kekuasaan dunia yang mereka kendalikan kini tinggal cerita. Cerita buruk yang dibaca dari generasi ke generasi sebagai pelajaran bahwa sebesar apapun kekuasaan akan sirna.

Secuil kekuasaan dunia yang mereka kendalikan kini tinggal cerita. Cerita buruk yang dibaca dari generasi ke generasi sebagai pelajaran bahwa sebesar apapun kekuasaan dan sehebat apapun dia akan sirna dan tak akan mampu berhadapan dengan sunatullah.

Kekayaan yang dibangga-banggakan, dicintai sepenuh hati dan didapatkan dengan susah payah, bila sudah tiba ajalnya akan ditinggal.

Tak satupun yang dibawa bersama. Tinggalah mayat seorang diri menyesali dirinya seraya memohon “Duhai andai bisa ditangguhkan barang sejenak, niscaya aku akan bersedekah dan menjadi orang baik”

Kurang kaya seperti apa Qarun. Saking banyaknya gudang harta miliknya tergambar dari banyaknya kunci gudang tersebut, dimana 9 orang dewasa merasa kepayahan untuk memikulnya.

Tapi kekayaannya tidak dapat menyelamatkannya, bahkan tenggelam bersamanya ke dasar bumi.

كَمْ تَرَكُوا مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan, (Qs,44:25)

وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ

dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah, (Qs, 44:26)

وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِين

dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya, (Qs,44:27)

كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ

demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain. (Qs,44:28)

فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ

Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh. (Qs,44:29)

Jadi, ketika kita sedang berkuasa, ingat-ingatlah bahwa apapun bentuknya kekuasaan pasti akan berakhir.

Ketika kita sedang berjaya, ingat-ingatlah bahwa betapapun banyaknya kekayaan kita, pasti akan berpisah dengannya, baik ditinggalkan atau meninggalkan.

Natar, 18 Juli 2017

1 Comment

  • ema Reply

    July 19, 2017 at 9:21 am

    Subhanallah

    La hawla wa laa quwwata illa billaah

    Jazakallah khoir tausiyahnya ustadz…

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password