All for Joomla The Word of Web Design

Klarifikasi Pemberitaan Radar Lampung “Waspadai Bid’ah di Bulan Ramadhan”

[BANDAR LAMPUNG] – Sempat beredar pemberitaan yang memuat tentang pendapat Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung¬†KH.Munawir yang menanggapi Pemberitaan Radar Lampung Tentang Amaliyah di Bulan Ramadhan dan melibatkan nama KH. Nazir hasan sebagai ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung , dimana beliau mengatakan bahwa “beberapa amaliyah yang dilaksanakan ditengah Masyarakat saat ini adalah sesuatu yang tidak diajarkan oleh Rasulullah. Sehingga menurutnya tidak boleh dilakukan karena tidak ada tuntunannya.

Berdasarkan UU Pers No 40 Tahun 1999 Pasal 15 Ayat 2 terkait Hak Jawab kita sebagai pihak yang diberitakan mempunyai hak jawab yang digunakan sebagai bahan klarifikasi dan Hasil Klarifikasi yang dilakukan oleh Humas Dewan Dakwah bersama jajaran pengurus Dewan Dakwah bahwasanya pemberitaan tersebut TIDAK BENAR dan hari Senin (19/6) telah dilaksanakan klarifikasi ke pihak Radar Lampung, adapun hak jawab dari pihak Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia adalah sebagai berikut :

 

=========================

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang Kami Cintai, Kaum Muslimin Wal Muslimat Rahimakumullah, khususnya di Bumi Ruwa Jurai

Ba’da Tahmid Wa Shalawat ‘Ala Rasulullah SAW.

Sehubungan dengan pemberitaan Harian Radar Lampung pada hari Ahad, tanggal 18 Juni 2017 yang berjudul “Waspadai Bidah di Bulan Ramadhan” halaman 11 dan 12, yang kemudian mendapat respon dari Yang Kami Hormati dan Muliakan KH Munawir, Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung, maka dengan ini kami perlu menyampaikan beberapa hal sebagai bentuk klarifikasi kami atas berita tersebut.

Pertama, di Bulan Ramadhan yang penuh barakah ini, sangatlah tepat untuk menguatkan amal ibadah kita, terutama di hari-hari akhir Ramadhan.

Kedua, marilah kita selalu menguatkan ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah dan Insaniyah kita dengan saling berkhusnudzon antar elemen Umat.

Ketiga, terkait dengan substansi pemberitaan, pada intinya bahwa apa yang diberitakan secara keseluruhan termasuk menggunakan narasumber Ketua Umum Dewan Dakwah Provinsi Lampung, KH. M. Nazir Hasan (dalam pemberitaan disebut KH. M. Nasir Hasan), sangat jauh dari kebenaran. Sebab, tak sekalipun KH. M. Nazir Hasan diwawancarai baik secara langsung maupun tak langsung. Wartawan yang terkaitpun telah mengakui dihadapan Pimpinan Redaksi dan Pengurus Dewan Dakwah Provinsi Lampung yang hadir. Yang bersangkutanpun telah memohon maaf atas kelalaian tersebut.

Keempat, ucapan terimakasih kami yang tak terhingga kepada Pihak Radar Lampung yang berkenan menerima kami secara baik dan kekeluargaan guna menyampaikan sanggahan pemberitaan.

Mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada Keluarga Besar Radar Lampung.

Demikian beberapa hal yang perlu kami sampaikan sebagai hak konstitusional kami. Semoga Allah SWT memberikan maghfirahnya kepada kita semua. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Bandar Lampung, 19 Juni 2017

 

Dewan Dakwah Islam Indonesia
Provinsi Lampung

Ketua Umum

KH. M. Nazir Hasan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password