All for Joomla The Word of Web Design

JALAN KE SURGA ITU MURAH

JALAN KE SURGA ITU MURAH
Oleh : KH. Komiruddin Imron, Lc
Sekretaris Dewan Syuro Dewan Dakwah Lampung

KH. Komiruddin Imron, Lc

Jalan masuk ke surga itu murah. Tapi tidak banyak yang mau menempuhnya. Bayangkan, dari seribu orang hanya satu yang sampai surga.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits qudsi :

Allah berfirman: “Wahai Adam!” maka ia menjawab: “Labbaik wa sa’daik” kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah dari keturunanmu delegasi neraka!”. Maka Adam bertanya: “Ya Rabb, apakah itu delegasi neraka?” Allah berfirman: “Dari setiap 1000 orang 999 di neraka dan hanya 1 orang yang masuk surga.” ……. (HR. Bukhari dan Muslim)

Berjalan ke masjid dan shalat berjamaah adalah jalan ke surga. Rasulullah SAW bersabda:

بَشِّرِ المشَّائينَ في الظُّلَمِ إلى المساجدِ بالنُّورِ التَّامِّ يومَ القيامةِ. صحيح الترغيب

“Berilah kabar gembira bagi orang-orang yg berjalan kaki dalam kegelapan malam menuju masjid-masjid akan mendapat cahaya yang sempurna pada hari kiamat nanti. (Shahih at-Targhib).

Untuk hal itu tak ada satupun masjid yang memungut biaya dari orang yang shalat di dalamnya. Bahkan ada sebagian masjid yang menyiapkan sarapan pagi untuk mereka yang shalat subuh berjamaah.

Shalat shubuh berjamaah di masjid, berdzikir sampai matahari terbit lalu shalat Isyraq dua rakaat adalah jalan ke surga. Pahalanya seperti mengerjakan haji dan umrah yang sempurna. Untuk kegiatan ini tidak ada pungutan biaya.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »

“Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk – dalam riwayat lain: dia menetap di mesjid untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna“[HR at-Tirmidzi (no. 586), dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaditsish shahihah” (no. 3403)]

Berdzikir adalah jalan ke surga. Hanya modal “komat kamit” pahala yang besar disediakan dan kesuksesan akan diraih tanpa dipungut biaya sedikitpun.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

_Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung._ [Qs, 8: 45]

Mengeluarkan zakat itu adalah jalan ke surga. Allah menjanjikan balasan sampai kelipatan 700 kali lipat.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

_Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui._ (Qs, 2:261)

Dalam setahun hanya diminta mengeluarkan 2.5 persen dari Harta kekayaannya yang wajib dizakati. Jika ia punya uang cash 100 juta, maka hanya diminta untuk disisihkan 2.5 juta saja. Itu sangat ringan.

Puasa di Bulan Ramadhan adalah jalan ke surga. Dengan pahala yang hanya Allah yang tahu betapa besarnya, tidak ada yang pernah dimintai uang untuk puasa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

_”Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah Ta’ala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.””_(Muttafaqun ‘alaih)

Haji jalan menuju surga.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

_“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.”_(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

Haji ya haji. Tidak ada yang dipungut biaya. Pernahkah anda melihat ada orang yang masuk masjid ke Masidil Haram untuk thawaf dimintai uang, atau ketika sa’i, melempar jumrah, wukuf di Arafah dan bermalam di Muzdalifah dan Mina. Tidak ada satupun dari kegiatan haji tersebut yang dipungut biaya.

Kalau tidak percaya, silahkan tanya ke penduduk Mekah dan sekitarnya. Tidak satupun mereka yang dipungut biaya.

Tapi kenapa ada ongkos naik haji?. Itu bukan karena hajinya. Itu untuk tiket pesawat, hotel dan akomodasi selama di sana. Hal itu berlaku juga untuk selain haji, seperti kegiatan bisnis atau sekedar kunjungan.

Dan hampir semua amalan yang menghantarkan ke surga tak ada yang harus mengeluarkan biaya, alias murah.

Jadi, Jalan menuju surga itu murah, tapi sedikit yang mau menempuhnya.

Natar, 6 Juli 2017

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password