All for Joomla The Word of Web Design

Hidup Bersama Di Jalan Dakwah

Hidup bersama di jalan dakwah adalah kenikmatan yang tidak pernah dirasakan kecuali siapa yang menapakinya.

Suka dan duka, senang dan derita ditanggung bersama. Seperti jasad yang satu bila terluka, dirasakan sakit oleh seluruh anggota tubuh.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]

Tapi kehidupan bersama dalam dakwah tidak terlepas dari ujian. Perbedaan karakter, status sosial, umur, obsesi, kecenderungan dll akan mewarnai pergaulan kita.

Bisa jadi hal tersebut memicu ketidak- senangan, iri dan dengki. Yang pada gilirannya membuat renggang kebersamaan.

Disinilah kita dituntut berlapang dada, banyak memaafkan kesalahan dan ketidak pahaman.

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

….. dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, kQs, 24:33)

Dan harus banyak bersabar dalam menyikapi kekurangan dan keterbatasan.

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; (Qs 18:28)

Allah melarang memisahkan, mengucilkan dan mengusir mereka yang berjuang bersama kita di jalan dakwah dari hangatnya dekapan dakwah dan indahnya persaudaraan.

Sebab tidak melakukan hal tersebut kecuali mereka yang memilki penyakit hati, berupa Cinta dunia, lalai hati dari mengingat Allah dan mengikuti kehendak hawa nafsu.

وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

…. dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas (Qs,18: 28)

Dan Allah menamakan sifat-sifat ini dengan perbuatan yang melampau batas.

وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

…… dan adalah keadaannya itu melewati batas (Qs,18: 28)

Maka, hendaknya kita menjadi perekat hati, pemersatu langkah dalam dakwah agar kebersamaan tetap langgeng dan kecintaan tetap abadi.

Soeta 26 Juli 2017

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password