All for Joomla The Word of Web Design

Arinal Haqq Haqqa

Pertarungan antara yang haq dan yang batil tidak akan pernah berhenti selama matahari masih bersinar.

Sebab Iblis laknatullah ketika meminta ditangguhkan umurnya, Allah izinkan hidup sampai hari kiamat, agar ia dapat menyesatkan manusia dari jalan yang lurus.

قَالَ أَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”.(Qs,7:14)

قَالَ إِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ

Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh”. (Qs, 7:15)

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيم

Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (Qs, 7:16)

Kemenangan dan kekalahanpun silih berganti dan selalu dipergilirkan. Tak ada yang abadi.

إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ ۚ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ ….

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)… (Qs, 3:14)

Tapi apapun kondisinya, bagi setiap mukmin semua itu tak lepas dari kebaikan. Sebab takdir adalah perbuatan Allah dan Allah tak kan pernah membiarkan hambah-Nya dalam kesedihan yang tak berujung.

Semakin tajamnya pertarungan antara yang haq dan yang batil semakin mempercepat datangnya kemenangan dan runtuhnya kebatilan.

Sebab jika malam begitu pekat, itu pertanda tak lama lagi Fajar kan menyingsing. Dan pekatnya malam akan berganti dengan terangnya siang.

Maka jangan pernah bersedih dan putus asa bila kebatilan terang-terangan menancapkan taringnya.

Sebab semburat darah yang terpancar akan membangunkan jasad yang tertidur pulas, lalu sadar bahwa musuh sudah di depan mata siap memangsa.

Bukankah untuk membangunkan orang yang tertidur pulas harus mengguncang-guncangkan badannya.?

Bukankah agar berlari dengan kencang kuda harus dicambuk berulang-ulang dengan cemeti?.

Bukankah untuk mengeluarkan getah, pohon karet harus disadap dengan melukai batangnya. Semakin sering dan dalam lukanya, semakin banyak getah yang keluar.?

Maka jangan heran ketika kita berdoa agar Allah tunjukan kebatilan dan kebenaran, Allah tunjukan betapa mereka bekerja keras siang dan malam memerangi kita.

وَقَالَ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا بَلْ مَكْرُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ إِذْ تَأْمُرُونَنَا أَنْ نَكْفُرَ بِاللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُ أَنْدَادًا ۚ ….

Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “(Tidak) sebenarnya tipu daya(mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya”. (Qs, 34:34)

Mereka tak segan-segan mengeluarkan dana yang tak terhingga untuk menghalangi manusia dari jalan Allah.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan, (Qs, 8:36)

Hal itu agar yang haq itu jelas kebenaranya dan yang batil itu jelas kebatilannya, tidak samar dan tidak diragukan.

لِيُحِقَّ الْحَقَّ وَيُبْطِلَ الْبَاطِلَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُجْرِمُونَ

agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa (musyrik) itu tidak menyukainya. (Qs, 8:8)

Lalu terlihat jelas juga siapa kawan dan siapa lawan. Saat itulah terpisah keburukan dari kebaikan.

لِيَمِيزَ اللَّهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَىٰ بَعْضٍ فَيَرْكُمَهُ جَمِيعًا فَيَجْعَلَهُ فِي جَهَنَّمَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi. (Qs, 8:37)

Kemenangan pun sudah dekat dan kebatilan akan segera tumbang serta doa yang kita panjatkan diijabah oleh Allah.

اللهم أرنا الحق حقاً وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلاً وارزقنا اجتنابه

Ya Allah, tampakkanlah kepada kami yang benar itu sebuah kebenaran dan karuniakan kepada kami untuk mengikutinya. Dan tampakkanlah kepada kami yang batil itu sebuah kebatilan dan karuniakan kepada kami agar menjauhinya.

Jadi, hapuslah kesedihan dan bangkitlah. Yakinlah, bahwa Allah tidak pernah menelantarkan dan membiarkanmu dalam kesengsaraan.

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu.(Qs, 93:3).

Serpong, 23 Juli 2017

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password