Pemuda Dewan Dakwah Hadiri Halal bihalal Ormas Pemuda Islam 2017
July 28, 2017
Muslimat Dewan Dakwah bersama Penderita Kanker Payudara
August 8, 2017

Sikap Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Terkait Pidato Politisi Nasdem, Viktor Laiskodat.

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia

Pernyataan Viktor politisi Nasdem sangat memalukan dan sangat disesalkan, karena pasti dan telah menimbulkan badai politik baru pasca tragedi Ahok.

Dengan berbagai pernyataan dan sikap serta kebijakan publik yang kita lihat dari saudara-saudara kita kalangan minoritas, bisa mengarah terjadi tirani minoritas yang dapat membahayakan kehidupan demokrasi dan kenegaraan kita. Hal ini jelas mengancam NKRI dan Kebhinekaan serta sistem kerukunan masyarakat plural NKRI.

Apakah saudra Viktor lupa bahwa Bapak bangsa dan inisiator Pancasila, Bung Karno menyeru kepada Ummat Islam; Silakan isi Pancasila dengan ideologi dan kearifan nilai-nilai Islam. Seperti yang Almarhum persilakan juga kepada komunitas yang lain.

Dan apakah saudara Viktor tidak tahu bahwa ketika Presiden Soekarno mengumumkan kembalinya NKRI kepada UUD 45 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, dengan “dijiwai oleh Piagam Jakarta sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan”?

Tetapi kondisi ini lebih memalukan dan sangat disesalkan lagi, karena sikap DPP Nasdem yang secara resmi membela kebodohan kadernya mengenai sejarah politik lndonesia.

Menarik dicatat bahwa yang dijadikan perisai oleh DPP Nasdem mengenai pembelaannya dalam kasus ini secara murahan dengan mengatakan salah kutip, adalah eks aktivis mahasiswa lslam yang jarang kedengaran tetapi disuruh ke depan.

Jika Ketua dan DPP Nasdem tetap membela kader yang gagal faham sejarah politik ini, saya merasa beralasan mendesak setiap orang Islam yang peduli agamanya untuk mengkoreksi sikap partai Nasdem yang menyakitkan hati Ummat Islam, membahayakan Pancasila, NKRI dan Kebhinekaan bangsa.

Jakarta, 8 Agustus 2017

Mohammad Siddik MA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *