Sikap Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Terkait Pidato Politisi Nasdem, Viktor Laiskodat.
August 8, 2017
Pelantikan ADI
Jalankan amanat M.Natsir Dewan Dakwah Membuka Akademi Dakwah ke 15
August 18, 2017

Muslimat Dewan Dakwah bersama Penderita Kanker Payudara

Muslimah dewan dakwah menyampaikan materi

Tetap Semangat. Itulah nama komunitas yang beranggotakan para pasien penderita kanker payudara yang ditangani oleh dr. Bintang Abadi Siregar, sp.B(K)Onk. Di dalam komunitas ini juga bergabung dokter-dokter muda yang menekuni bidang onkologi, perawat, dan ibu-ibu Muslimat Dewan Dakwah.

Pemberian nama ini sebagai motivator para pasien agar tetap semangat dalam menghadapi ujian sakit yang diberikan oleh Allah; mengingat kanker adalah penyakit yang sampai sekarang masih sulit disembuhkan dan bahkan sering berujung pada kematian.

Pada Senin (7/8) kemarin komunitas ini kembali mengadakan pertemuan rutin bulanan yang dihadiri oleh 35 peserta; baik dari pasien, keluarga pasien, para co ass, dan ibu-ibu Muslimat.

Pada kegiatan yang bermotto “Early Detection Saves Lives” ini, disampaikan juga taushiyah oleh

Sekretaris Muslimat DD Prov. Lampung, Ustz. Sri Seneng, M. Kes. Taushiyah bertemakan “Dua Puluh Empat Jam bersama Allah”. Dalam taushiyahnya ini beliau mengajak hadirin untuk meng-infaq-kan waktu untuk berlomba-lomba menuju kebaikan, serta saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran.

Pertemuan yang bertemakan “Penyuluhan Kanker Payudara dan Deteksi Dini dengan SADARI sebagai Upaya Peningkatan Kewaspadaan Kanker Payudara di Bandar Lampung” ini pada intinya adalah memberikan penyuluhan kesehatan tentang cara pemeriksaan payudara. Materi penyuluhan disampaikan oleh dr. Nora Ramkita.

Ibu Sugiyarti salah satu daiyah Dewan Dakwah yang hadir pada acara ini menyatakan bahwa penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kaum perempuan, mengingat kanker payudara lebih banyak diderita oleh kaum hawa. Sehingga pemeriksaan dengan cara SADARI ini perlu diketahui oleh para wanita agar tidak terlambat dalam mendeteksi sel-sel kanker yang ada di tubuh kita.

Semoga Komunitas Tetap Semangat ini bisa tetap semangat menyebarkan banyak informasi dan pengalaman kepada para wanita Indonesia umumnya dan di Lampung khususnya agar para penderita kanker payudara bisa lebih cepat terdeteksi dan cepat teratasi.

PEMERIKSAAN PAYUDARA DENGAN CARA SADARI

Pada pertemuan rutin bulanan komunitas penderita kanker payudara ‘Tetap Semangat’, Senin (7/8) kemarin diberikan penyuluhan tentang pemeriksaan dini kanker payudara.

Pada penyuluhan ini, dr. Nora Ramkita menyatakan bahwa kanker payudara bisa dicegah dari awal dengan cara SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).

Pasien Kanker Payudara

Ada 2 cara melakukan SADARI, yaitu dengan posisi berdiri atau dengan posisi berbaring.

Cara melakukan SADARI:

1. Melihat perubahan di hadapan cermin

Langkah 1

Lihat perubahan bentuk dan besarnya payudara, puting susu, serta kulit payudara di depan kaca. Berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping badan.

Langkah 2

Angkat kedua tangan ke atas kepala. Periksa payudara dari berbagai sudut.

Langkah 3

Berdiri tegak di hadapan cermin dengan tangan ke samping. Putar ke kiri dan ke kanan untuk pemeriksaan perubahan pada payudara.

Langkah 4

Menegakkan otot2 bagian dada dengan berkacak pinggang/tangan menekan pinggul.

2. Pemeriksaan perubahan dengan cara berbaring

Langkah 1

Dimulai dari payudara kanan. Letakkan bantal di bawah bahu sebelah kanan. Kemudian letakkan tangan kanan di bawah kepala. Gunakan tangan kiri untuk memeriksa payudara kanan. Gunakan telapak jari-jari untuk memeriksa.

Langkah 2

Pemeriksaan payudara metode perabaan dari atas ke bawah seluruh payudara menggunakan tangan kiri. Mulai dari ketiak, buat putaran dan tekan kuat untuk merasakan penyebaran benjolan atau penebalan. Gerakkan tangan perlahan-lahan ke lekukan payudara bawah menggunakan putaran ringan dan tekan kuat setiap tempat.

Langkah 3

Pemeriksaan payudara metode putaran. Bermula di bagian atas payudara. Buat putaran besar. Bergerak sekeliling payudara. Buat sekurang-kurangnya tiga putaran kecil hingga sampai ke puting payudara. Lakukan ini sebanyak dua kali. Sekali tekanan ringan dan sekali tekanan kuat.

Langkah 4

Pemeriksaan di puting payudara menggunakan ke dua tangan kita. Tekan payudara untuk melihat cairan yg keluar dari puting payudara.

Langkah 5

Pemeriksaan ketiak. Jatuhkan tangan kanan di sisi dan rasakan ketiak dengan cara diraba dengan tangan kiri untuk merasakan penyebaran benjolan.

PEMERIKSAAN PAYUDARA KIRI.

Dimulai dari langkah pertama hingga kelima untuk payudara kiri dengan menggunakan tangan kanan.

Tanda tanda yg perlu diperhatikan selama pemeriksaan:

1. Benjolan di payudara atau ketiak.
2. Perubahan bentuk dan ukuran yg tidak biasa.
3. Kerutan atau lekuk yg tidak biasa.
4. Pendarahan atau keluarnya cairan yg tidak biasa dari puting payudara.

Jika dalam melakukan SADARI ada salah satu tanda-tanda di atas maka segeralah periksa ke dokter.

Semoga dengan mengetahui cara deteksi dan tanda-tanda awal ini, kanker payudara bisa segera terdeteksi dan segera teratasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *